Pelecehan Matematika :)

 

Pengalaman saya selama ini mengajarkan matematika, saya selalu berjumpa dengan orangtua yang merasa dirinya tidak pintar matematika. Celetukan seperti ini sering sekali mereka lontarkan,” Mending saya leskan ke ibu deh. Matematika jaman sekarang itu susah banget.” Atau yang lain berkomentar seperti ini,” Anak saya tidak mau nurut kalau saya yang menjelaskan. Dia bilang cara yang saya ajarkan beda dengan cara di sekolah atau cara yang ibu ajarkan. Apakah memang begitu, Bu?” Atau yang lebih parah lagi, ada yang berkomentar seperti ini,” Otak saya sudah tumpul, bu. Saya nggak bisa mengajarkan anak saya matematika.”

Apakah Anda salah satu dari orangtua yang berkomentar demikian? Apakah Anda sering kesulitan mengajarkan anak matematika? Apakah Anda tidak pede mengajarkan anak matematika?

Tahukah Anda bahwa perkataan Anda itu secara otomatis akan terekam oleh anak. Akibatnya saat Anda mengajarkan matematika, mereka tak akan percaya lagi pada Anda. Anda mungkin tidak mengucapkannya di depan anak, tapi bahasa tubuh dan sikap Anda memperlihatkan bahwa Anda membenci matematika.🙂 Inilah yang saya sebutkan dengan pelecehan matematika. Secara tidak langsung Anda meragukan kemampuan sendiri. Hal ini biasanya paling banyak dialami oleh seorang ibu. Mereka kadang tidak percaya diri dengan kemampuan matematika yang mereka miliki. Terlebih seorang ibu rumahtangga yang sehari-hari hanya berkutat di urusan rumah.

Mari kita menyelam lebih dalam lagi. Apakah seorang ibu (apalagi dengan status full ibu rumah tangga) memang memiliki kelemahan dalam matematika. Padahal kemampuan ibu itu sebenarnya sangat mumpuni matematika. Coba siapa yang mencocokan anggaran rumah tangga antara penghasilan dan pengeluaran. Siapa pula yang sehari-hari berurusan dengan uang belanja, pengaturan menu, dan lain-lain. Dan saya sering sekali menemukan ibu yang sangat bisa berhitung ketika dia berbelanja. Sebelum ke kasir, mereka sudah bisa memprediksikan uang yang mereka pegang dengan nilai belanja yang akan dibayarkan. Bukankah itu berarti ibu itu pintar matematika?

Jadi Bu, stop menganggap diri Anda tak pintar matematika! Karena Anda adalah ahli matematika sesungguhnya🙂

sumber gambar : livehood.christanto.web.id

Penulis : Firma Sutan

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s